Monthly Archives: August 2017

Liverpool Salah Satu Yang Terbaik Dalam Counter Attack

Eks striker Liverpool Craig Bellamy memuji kekuatan lini serang The Reds dan menyebutnya merupakan salah satu tim terbaik dalam urusan melancarkan serangan balik mematikan.

Musim lalu, Liverpool tampil aktraktif di Premier League. Dan sebagai imbasnya, mereka juga mampu mencetak banyak gol. Di akhir musim mereka sanggup mengemas total 78 gol.

Lini serang mereka bermain dengan cukup cair dengan trio Philippe Coutinho, Roberto Firmino dan Sadio Mane. Dan di musim ini, lini depan tim asuhan Jurgen Klopp tersebut kian menakutkan dengan kedatangan Mohamed Salah.

Pemain asal Mesir tersebut didatangkan dari AS Roma. Salah dikenal sebagai seorang winger yang tak hanya cukup piawai mencetak gol tapi juga sangat dikenal dengan kecepatannya dalam berlari.

“Saya suka menonton Liverpool di bawah Jurgen Klopp. Saya menikmati cara mereka menyerang, terutama saat melakukan serangan balik,” puji Bellamy.

“Mereka adalah salah satu yang terbaik dalam hal ini, kecepatan yang mereka miliki saat menyerang begitu hebat,” tulisnya untuk Paddy Power.

Liverpool sendiri sudah menunjukkan ketajaman lini seranganya pada masa pra musim. Salah satunya dengan menggulung Bayern Munchen dengan skor 3-0.

The Reds juga telah mencetak lima gol dari dua pertandingan. Tiga gol dicetak di Premier League lawan Watford dan dua di Liga Champions lawan Hoffenheim.

Bukan Rooney, Pemain Everton Ini Yang Diawasi Man City

Keberadaan Wayne Rooney dalam skuat Everton rupanya tidak membuat pelatih Manchester City, Josep Guardiola merasa risau. Pep justru merasa risau dengan keberadaan Sandro Ramirez.

Everton adalah tim yang akan menjadi lawan bagi Man City di pekan ke-2 Premier League. Laga antara kedua tim yang pada pekan pertama meraih kemenangan ini akan digelar di Etihad Stadium pada Selasa (22/8) dini hari WIB.

Everton diprediksi akan tampil mengejutkan di laga ini. Pasalnya, pelatih Ronald Koeman telah memboyong sejumlah pemain penting di bursa transfer. Selain Rooney dan Sandro, Davy Klaassen dan Gylfi Sigurdsson juga jadi amunisi baru The Toffes.

“Saya merasa bahwa mereka akan bermain dengan cara yang tidak jauh beda dengan musim lalu. Mereka akan menyerang pertahanan kami dan mereka punya pemain seperti Sandro,” ulas Pep seperti dikutip dari Soccerway. Sandro adalah eks pemain Barcelona, yang sudah pasti mengenal permainan tiki-taka ala Pep.

“Everton adalah tim papan atas dan mereka telah membeli pemain yang bagus di pasar. Mereka adalah salah satu tim terbaik yang ada di liga, saya percaya tentang hal itu,” tandas eks pelatih Barcelona ini.

Musim lalu, Everton jadi tim yang merepotkan Man City. Sergio Aguero dan kolega tidak mampu membungkus kemenangan dari dua kesempatan berjumpa. Setelah imbang 1-1 di Etihad, Man City kalah dengan skor 4-0 di Goodison Park.

Catatan ini tentu saja membuat Pep ekstra waspada. Tapi, bukan hanya lini serang Everton saja yang ia waspadai. “Mereka juga memiliki pertahanan yang kuat, mereka punya pemain yang bagus,” tutup pelatih asal Spanyol ini.

Bellamy Sarankan Liverpool Relakan Coutinho

Eks striker Liverpool Craig Bellamy menyarankan The Reds agar melepaskan Philippe Coutinho ke Barcelona, apalagi setelah gelandang tersebut sudah memantapkan niatnya untuk pindah ke klub tersebut.

Coutinho jadi incaran Barcelona pada musim panas ini. Sebab mereka baru saja ditinggalkan oleh salah satu penyrang andalannya, Neymar ke PSG.

Barca sendiri disebut telah melepas dua penawaran besar pada Liverpool. Namun kedua penawaran itu semuanya ditolak The Reds.

Coutinho sendiri akhirnya diklaim telah mengajukan transfer request. Ia bahkan disebut akan mogok main jika tidak diizinkan pergi ke Camp Nou pada musim panas ini.

Liverpool sendiri sudah berulang kali menegaskan tak akan melepas pemain asal Brasil tersebut. Hal yang sama juga berulang kali ditegaskan oleh manajer The Reds, Jurgen Klopp.

Namun Bellamy kemudian angkat bicara soal masalah Coutinho tersebut. Pria asal Wales ini menyarankan pada The Reds agar sebaiknya menjual pemain 25 tahun itu ke Barca, apalagi ia sudah tidak lagi berniat main di Anfield.

‘Ketika seorang pesepakbola memberi tahu manajer bahwa mereka ingin pergi, mereka cenderung bergerak cukup cepat karena di kepala mereka mereka merasa harus melakukannya. Jika seorang pemain datang menemui saya dan meminta untuk pergi; Saya ingin tahu alasannya dan jika itu adalah klub seperti Barcelona, maka saya bisa memahaminya,” tulis Bellamy dalam kolomnya untuk Paddy Power.

“Saya bisa mengerti mengapa Liverpool ingin mempertahankan Coutinho – banyak klub mengambil sikap keras sekarang. Mereka tidak harus menjual,” sambungnya.

“Tapi Coutinho harus ingin segera pergi – tentu saja. Sangat mudah untuk menunjukkan jari pada pemain sepakbola tapi, tidak peduli apa pekerjaan Anda, jika Anda memiliki kesempatan untuk mencapai yang terbaik dalam bisnis ini, mendapatkan bayaran lebih dari sebelumnya, maka Anda akan ingin mengambilnya. Malah, saya justru merasa khawatir jika Coutinho tidak mau menerima tawaran Barcelona,” cetusnya.

Guardiola Sanggah Rumor Gabungnya Eks MU

Manajer Manchester City, Josep Guardiola, memberi keterangan terkait rumor yang mengaitkan klubnya dengan Jonny Evans. Menurut Pep, Man City tidak ada niat untuk membeli pemain West Brom ini.

Dalam beberapa pemain terakhir, Man City memang dihubungkan dengan Evans. The Citizen saat ini sedang butuh tambahan pemain di lini belakang. Evans pun masuk dalam daftar buruan Man City.

Kabarnya, eks pemain Manchester United itu akan dibeli dengan harga 18 juta pounds. Namun, Pep memastikan bahwa kabar tersebut hanya sebatas rumor.

“Jonny Evans adalah pemain West Brom, Tony Pulis [pelatih West Brom] sudah mengatakan itu dengan jelas,” ucap Pep seperti dikutip dari Soccerway.

Tak hanya menyanggah kabar Evans, Pep juga menampik bahwa Man City coba menggaet pemain baru lainnya di bursa transfer musim panas. Menurutnya, Man City masih akan bertahan dengan skuat yang saat ini sudah ada.

Meski begitu, jika klub bisa mendapatkan satu pemain lagi, maka eks pelatih Barcelona ini akan sangat senang.

“Kami tetap bertahan dengan pemain yang sudah kami miliki, jika seorang pemain datang, kami akan bahagia dan melihat pasar sudah selesai. Kami sudah tahu seberapa keras manajemen bekerja untuk mendapatkan pemain. Jadi, tidak ada yang bisa dikatakan,” tutup Pep.

Ditinggal Bonucci, Juve Tidak Merasakan Duka Apapun

General Manager Juventus Giuseppe Marotta menyatakan bahwa Si Nyonya Tua sama sekali tidak merindukan ataupun merasa sedih dengan kepergian Leonardo Bonucci.

Bonucci musim panas ini membuat keputusan mengejutkan. Ia rela berpisah dengan Juventus demi bergabung dengan rivalnya, AC Milan.

Transfer itu sendiri tidak diduga-duga. Sebab Bonucci begitu lekat dengan Juve dan sudah menjadi pilar andalan Bianconeri sejak tahun 2010 silam.

“Bonucci? Tidak ada gunanya membicarakan dirinya,” tegas Marotta seperti dilansir Football Italia.

“Satu-satunya hal yang penting adalah bahwa ia tidak membuat kita berduka dengan apa yang ia katakan,” sambungnya.

Kepergian bek berusia 30 tahun tersebut menyisakan lubang di lini belakang tim asuhan Massimiliano Allegri tersebut. Juve pun tentu langsung berusaha untuk bisa mencari pengganti yang pas bagi penggawa tim nasional Italia tersebut.

Juve kemudian dikait-kaitkan dengan bek asal Argentina, Ezequiel Garay. Defender berusia 30 tahun tersebut saat ini bermain bagi klub Valencia.

Kabarnya, ia jadi incaran nomor satu Juve untuk menggantikan Bonucci. Namun ketika ditanya soal rumor Garay, Marotta tak memberikan jawaban yang begitu jelas.

“Garay? Ia pemain hebat…” jawabnya singkat.